Kamis, Desember 8, 2022
BerandaPendidikanSimak! Psikologi Pendidikan Yang Memahami Perilaku Manusia

Simak! Psikologi Pendidikan Yang Memahami Perilaku Manusia

Pernahkah Anda mendengar istilah atau kata psikologi? Itu selalu terkait dengan jiwa seseorang. Psikologi sekarang banyak dipelajari, khususnya di perguruan tinggi. Maka pada kesempatan kali ini, kami akan menjelaskan secara singkat atau mendalami apa itu psikologi pendidikan, yang bisa Anda baca di bawah ini.

Pengertian dan Keluasan Psikologi Pendidikan

Penyelidikan rinci proses dan aspek pendidikan dikenal sebagai psikologi pendidikan. Jelas dari batasan sebelumnya bahwa psikologi pendidikan dan tindakan belajar terkait erat.

Akibatnya, tidak mengherankan bahwa beberapa psikolog pendidikan berpendapat bahwa belajar adalah fokus utama penelitian mereka. Dengan kata lain, psikologi pendidikan berurusan dengan isu-isu tentang proses dan variabel pembelajaran.

Pengguna utama psikologi pendidikan seringkali adalah pendidik karena fokusnya adalah pada masalah belajar, yaitu masalah yang selalu dikaitkan dengan mata pelajaran siswa. Mereka secara efektif dituntut untuk menguasai cabang ilmu ini untuk melaksanakan tanggung jawab mereka sehingga mereka dapat membangun lingkungan yang mendorong pembelajaran yang baik.

Belajar Psikologi Pendidikan dan Psikologi Pendidikan Secara umum

Psikologi, atau psikologi seperti yang pernah dikenal, berasal dari kata bahasa Inggris psikologi. Psikologi berasal dari dua kata Yunani: psyche, yang berarti jiwa, dan dialogs, yang berarti pengetahuan. Psikologi lebih erat kaitannya dengan kehidupan organisme manusia.

Dalam perspektif ini, psikologi didefinisikan sebagai studi yang bertujuan untuk memahami perilaku manusia, termasuk alasan dan metode tindakan, serta cara hewan tersebut berpikir dan merasakan. Pertama, psikologi adalah studi (pendidikan) tentang pikiran. Kedua, psikologi adalah studi tentang pikiran manusia. Ketiga, psikologi adalah studi tentang bagaimana makhluk berperilaku.

Dalam Dictionary of Psychology, Chaplin (1972) menjelaskan psikologi sebagai ilmu tentang perilaku manusia dan hewan, serta studi tentang organisme dalam semua varietas dan kompleksitasnya ketika mereka bereaksi terhadap arus dan perubahan lingkungan, serta peristiwa sosial yang mengubah lingkungan.

Kata “psikologi” dan “logos” adalah kata Yunani yang masing-masing berarti “jiwa” dan “pengetahuan”. Oleh karena itu, secara etimologis (menurut definisi kata), psikologi mengacu pada studi tentang jiwa, baik dalam hal gejala, proses dan latar belakang yang berbeda, atau disebut sebagai psikologi.

Sebelum kita dapat berbicara tentang jiwa, pertama-tama kita harus dapat membedakan antara kehidupan dan jiwa. Hidup adalah kekuatan fisik yang didasarkan pada kehidupan fisik dan menghasilkan aktivitas fisik, seperti yang dihasilkan dari proses belajar. Naluri, reaksi, gairah dan sebagainya adalah contohnya.

Jiwa mati ketika tubuh mati. Sedangkan jiwa merupakan daya hidup spiritual abstrak yang menjadi motor dan pengatur segala aktivitas pribadi (perilaku pribadi) hewan dan manusia yang lebih tinggi, hasrat pribadi adalah aktivitas yang muncul dari proses belajar dan dimungkinkan oleh faktor fisik, spiritual, sosial dan faktor lingkungan.

Proses belajar adalah suatu metode usaha untuk mengembangkan kepribadian (personality) seseorang dengan memperoleh pengetahuan, nilai, dan keterampilan baru untuk berbuat lebih baik dalam menghadapi inkonsistensi kehidupan. Akibatnya, jiwa membawa pengetahuan, nilai-nilai budaya dan keterampilan.

Perbedaan pandangan para psikolog dapat dilihat pada definisi psikologi di atas. Perbedaan-perbedaan ini berasal dari perspektif yang berbeda dari para ahli tentang bagaimana menyelidiki dan mengkomunikasikan kehidupan jiwa yang rumit ini.

Dan setidaknya dapat ditarik kesimpulan bahwa psikologi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari semua perilaku dan aktivitas individu, di mana individu tersebut terkait erat dengan lingkungannya.

Moralitas dan kecerdasan intelektual dipertahankan dan disediakan. Selanjutnya menurut KBBI, pendidikan adalah proses mengubah sikap dan perilaku seseorang atau kelompok dalam rangka mendewasakan manusia melalui pengajaran dan pelatihan. Psikologi pendidikan merupakan salah satu cabang ilmu psikologi yang mengkaji masalah-masalah psikologis yang muncul di dalam kelas.

Sedangkan psikologi pendidikan menurut American Encyclopedia adalah ilmu pengajaran yang lebih berprinsip yang berkaitan dengan penemuan dan penerapan prinsip dan metode untuk meningkatkan efisiensi pendidikan.

Makna psikologi dan pengertiannya sendiri dapat ditarik dari uraian di atas. Selama kita percaya bahwa psikologi adalah disiplin ilmu yang mencoba menjelaskan semua aspek kepribadian.

Dapat kita simpulkan bahwa pengajaran yang efektif sudah termasuk dalam ilmu psikologi dan tidak perlu dipersoalkan atau dipecah-pecah menjadi suatu mata pelajaran ilmiah baru berdasarkan penerapan praktisnya, baik secara individu maupun dalam hubungannya dengan manusia lain atau lingkungannya.

Pendidikan dapat didefinisikan sebagai suatu disiplin ilmu psikologi yang membahas tentang pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental anak, yang berkaitan langsung dengan masalah pendidikan, terutama yang menyangkut proses dan keberhasilan belajar.

Subyek Psikologi 

Objek material dapat berupa apa saja, baik konkret maupun abstrak, yang dibicarakan, dipelajari atau diinginkan, atau sesuatu yang tidak pasti yang ditentukan atau yang menjadi objek pemikiran (spiritual, nilai, gagasan).

Objeknya adalah orang. cara seseorang berjalan, bagaimana dia memandang sesuatu dan bagaimana dia melihat sesuatu melalui matanya Kami tidak akan mengeksplorasi psikologi hewan atau psikologi hewan dalam karya ini; sebagai gantinya, kita akan membahas psikologi dengan objek manusia.

1) Psikologi secara umum.

Psikologi umum adalah cabang ilmu psikologi yang mengkaji dan menyelidiki aktivitas atau aktivitas psikis manusia yang matang, normal, dan beradab pada umumnya (berbudaya).

2) Layanan psikologis.

Psikologi adalah cabang ilmu yang mendalami dan menyelidiki berbagai unsur aktivitas psikis manusia. Psikologi khusus menyebarkan unsur-unsur khusus yang berbeda dari hal-hal umum.

Objek Studi Psikologi Pendidikan

Tanpa masalah psikologis guru, siswa berada di pusat penelitian psikologis. Karena pendidikan adalah layanan unik yang ditawarkan kepada siswa. Tujuan studi psikologi, menurut Glover dan Ronning, mencakup topik-topik seperti pertumbuhan dan perkembangan siswa, keturunan dan lingkungan, perbedaan individu siswa, potensi dan karakteristik perilaku siswa, dan pengukuran.

Sedangkan kajian psikologi pendidikan menurut Syaodih Sukma Dinata dalam Syaiful Sagala adalah interaksi antara pendidik dan peserta didik untuk mengembangkan keterampilan peserta didik dengan menggunakan struktur dan struktur tertentu yang berlangsung dalam lingkungan tertentu.

Dalam pendidikan, memahami psikologi siswa adalah kuncinya. Oleh karena itu, pemahaman tentang psikologi pendidikan harus dibutuhkan oleh semua instruktur, serta semua orang yang bercita-cita menjadi pendidik.

RELATED ARTICLES

Most Popular