Rabu, Februari 8, 2023
BerandaTips SuksesPerbedaan Freelance dan Part Time Serta Plus Minusnya

Perbedaan Freelance dan Part Time Serta Plus Minusnya

Freelancer dan self-employed adalah dua istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang bekerja secara mandiri. Namun, meskipun kedua istilah ini sering digunakan secara bersama-sama, terdapat beberapa perbedaan freelance dan part time.

Beberapa orang mulai melirik pekerjaan tambahan diluar kegiatan utamanya. Saat ini, posisi paruh waktu dan pekerja lepas juga terdaftar di situs pencarian kerja bersama dengan lowongan untuk karyawan penuh waktu. Pada kenyataannya, baik karyawan paruh waktu maupun kontraktor independen tidak terafiliasi dengan perusahaan.

Artinya, masyarakat memiliki waktu untuk melakukan aktivitas di luar jam kerja. Dengan pekerja full time yang terikat kontrak kerja dengan pemberi kerja, keadaannya berbeda. Baik perusahaan maupun pemerintah menetapkan jam kerja minimal delapan jam sehari.

Belum lagi, pekerja penuh waktu selalu bekerja dengan shift reguler, atau lembur, jika masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan hari itu. Namun, perbedaan freelance dan part time yaitu mereka hampir tidak pernah mengalami keadaan ini. Part time dan freelancer merupakan opsi yang sangat bagus sebagai pekerjaan sampingan karena jam kerjanya lebih pendek dan lebih fleksibel.

Perbedaan Freelance dan Part Time

perbedaan freelance dan part time

Perbedaan freelance dan part time adalah dua jenis kerja yang sering digunakan untuk menambah pemasukan seseorang. Namun, meskipun kedua jenis kerja ini sering digabungkan, terdapat beberapa perbedaan penting antara keduanya. 

Baca Juga : 7 Ide Bisnis Online Untuk Pelajar dengan Modal Kecil!

Part Time

Perbedaan freelance dan part time dikenali dari pengertiannya. Karyawan paruh waktu alias part time seperti namanya, bekerja dengan persentase waktu yang jauh lebih kecil daripada karyawan penuh waktu. Karyawan paruh waktu sering bekerja tiga hingga empat jam sehari.

Beberapa orang, seperti bartender dan pekerja loket, hanya bekerja di akhir pekan atau di hari Sabtu dan Minggu. Ada juga beberapa karyawan paruh waktu yang hanya bekerja pada acara-acara tertentu, seperti menjadi pengantar pameran mobil atau rokok.

Pelajar atau mahasiswa yang ingin mendapatkan uang tambahan juga bisa melakukan pekerjaan ini. Pekerja part time jelas berpenghasilan lebih rendah daripada karyawan penuh waktu karena minggu kerja mereka yang lebih singkat.

Karyawan paruh waktu tidak dilindungi oleh asuransi atau menerima tunjangan. Juga, jangan mengandalkan kemajuan karir di posisi ini. Namun, salah satu keuntungan dari pekerjaan part time adalah kontraknya tidak terlalu lama dan orang bebas berganti pekerjaan. Anda dapat melakukan hal-hal lain dengan waktu luang yang Anda miliki.

Kelebihan Kerja Part Time

Beberapa kelebihan kerja part time antara lain:

  • Fleksibilitas waktu, karena kerja part time biasanya dilakukan pada waktu yang lebih santai dan tidak selalu harus di kantor.
  • Memungkinkan seseorang untuk mengambil lowongan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahlian yang dimiliki.
  • Memberikan kesempatan untuk menambah pengalaman kerja dan menambah jaringan profesional.
  • Memungkinkan seseorang untuk tetap fokus pada karir utama atau kuliah dan belajar.
  • Memungkinkan seseorang untuk menambah penghasilan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama atau kuliah.

Kekurangan Kerja Part Time 

Disamping itu, sistem kerja part time juga memiliki kekurangan yang harus Anda pahami kembali, yaitu:

  • Penghasilan yang didapat seringkali lebih rendah dibandingkan dengan pekerjaan penuh waktu.
  • Ketersediaan jam kerja yang tidak selalu stabil, sehingga mungkin sulit untuk merencanakan keuangan atau kegiatan lain.
  • Beberapa perusahaan atau industri mungkin tidak menyediakan fasilitas atau manfaat yang sama untuk karyawan part time seperti untuk karyawan penuh waktu.
  • Seringkali kesempatan untuk promosi atau karir yang lebih baik lebih terbatas.
  • Beberapa orang mungkin merasa kurang terlibat dengan perusahaan atau tim kerja karena waktu kerja yang lebih sedikit.

Freelance

Tidak seperti karyawan part time yang produktivitasnya diukur dari jumlah jam kerja mereka,  perbedaan freelance dan part time ini ditentukan oleh volume tugas yang mereka terima. Namun, kontrak dan kebijakan perusahaan yang ketat tidak berlaku bagi pekerja paruh waktu atau kontraktor independen.

Freelancer sebenarnya beroperasi sendiri, seperti kata yang tersirat. Tidak ada pengawas yang mengontrol bagaimana pekerjaan dilakukan. Seorang freelancer hanya perlu menyelesaikan proyek berdasarkan ketentuan kontrak dalam tenggat waktu yang ditentukan setelah mendapatkannya dari klien.

Pekerjaan untuk kontraktor independen tersebar di beberapa industri, tidak seperti pekerja paruh waktu. TI, pemasaran, penerbitan, konten, dan desain diutamakan. Kebebasan untuk memilih sendiri jadwal dan tempat kerja membuat pekerjaan ini semakin menarik. Anda yang ingin menghasilkan uang tambahan dapat melakukannya dengan fleksibilitas yang ditawarkan.

Namun saat bekerja secara mandiri, penting untuk diingat bahwa tidak boleh membiarkan kemandirian membuat kita berpuas diri atau menyebabkan kita menunda pekerjaan. Untuk terus memenuhi tujuan yang ditetapkan oleh klien, kelola beban kerja Anda secara efektif.

Kelebihan Sistem Kerja Freelance

Beberapa kelebihan dari sistem kerja freelance yaitu:

  • Fleksibilitas waktu dan lokasi kerja, seorang freelancer dapat bekerja dari mana saja dan kapan saja sesuai dengan jadwal yang ditentukan sendiri.
  • Kebebasan dalam memilih proyek atau klien yang akan diterima.
  • Potensi pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan yang sama dengan status kerja penuh waktu.
  • Kesempatan untuk mengembangkan berbagai jenis keahlian dan pengalaman kerja yang berbeda.
  • Memungkinkan seseorang untuk fokus pada minat dan passion yang dimiliki.
  • Memungkinkan seseorang untuk bekerja dengan beberapa klien atau proyek secara bersamaan untuk meningkatkan penghasilan.

Kekurangan Sistem Kerja Freelance

Adapun kekurangan dari sistem kerja freelance antara lain:

  • Beban kerja yang lebih besar, karena seorang freelancer harus mengelola semua aspek.
  • Ketersediaan proyek atau klien yang tidak selalu stabil, sehingga pendapatan juga tidak selalu stabil.
  • Kurangnya fasilitas atau manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan, seperti asuransi kesehatan atau cuti.
  • Kurangnya dukungan atau kerja sama dari rekan kerja atau atasan.
  • Kurangnya kesempatan untuk promosi atau karir yang lebih baik.
  • Beban kerja yang lebih besar dalam hal pengelolaan keuangan dan pajak.
  • Terkadang kesulitan dalam menetapkan harga yang sesuai.

Nah, itu dia informasi seputar Perbedaan Freelance dan Part Time Serta Plus Minusnya. Memilih pekerjaan sampingan yang tepat memang tidak mudah. Pastikan Anda memilih peluang kerja yang sesuai dengan kemampuan dan waktu yang Anda miliki.

RELATED ARTICLES

Most Popular