Pentingnya Rasio Keuangan Yang Bermanfaat

Dalam berinvestasi saham, kita perlu mengembangkan keterampilan analitis untuk menilai saham mana yang layak dibeli dan mana yang harus dijual. Memahami rasio keuangan adalah komponen penting dari keterampilan ini dalam membuat keputusan opsi saham.

Definisi

Laporan keuangan adalah perhitungan yang menggunakan data laporan keuangan untuk mengevaluasi kinerja suatu perusahaan. Rasio ini digunakan untuk menentukan saham mana yang layak dibeli dan mana yang harus dijual. Laporan keuangan digunakan untuk mengevaluasi perusahaan dari berbagai perspektif. Investor dapat melakukan review menyeluruh terhadap perusahaan.

Keuntungan dari Rasio Keuangan

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari hubungan keuangan:

1. Komprehensif

Laporan tersebut memperhitungkan tidak hanya satu, tetapi beberapa faktor kinerja perusahaan. Dari likuiditas hingga efektivitas manajerial, dari solvabilitas hingga penilaian, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Dapatkan ulasan mendalam tentang berbagai bentuk hubungan. Periksa perusahaan dari berbagai sudut pandang.

2. Perbandingan

Laporannya mudah untuk dibandingkan. Antara periode untuk satu judul atau antar judul. Sangat mudah untuk membandingkan kinerja keuangan satu perusahaan dengan perusahaan lain menggunakan rumus standar dan hasil laporan. Sementara itu, dalam hal berinvestasi, perbandingan adalah kunci untuk menentukan saham mana yang paling baik untuk dibeli.

3. Sangat Mudah Didapatkan

Ada banyak informasi yang tersedia tentang rasio keuangan. Hampir semua pialang saham menyertakan informasi pelaporan dalam perangkat lunak perdagangan mereka. Sebagian besar dari mereka yang saya kenal memberikan laporan semacam itu secara gratis. Selama Anda adalah klien dari broker.

4. Perhitungannya Sederhana

Sangat mudah untuk menghitung menggunakan rumus rasio standar. Anda hanya perlu mengetahui rumus laporan rasio keuangan dan data untuk menghitungnya. Menghitung rasio tidak memerlukan pengetahuan atau keterampilan yang unik. Cukup dengan memiliki pemahaman dasar tentang anggaran.

5. Stabilitas Keuangan

Jenis hubungan ini menunjukkan kekuatan rasio keuangan perusahaan dalam hal risiko bisnis. Apakah perusahaan cukup didanai untuk memenuhi kewajibannya? Ada komitmen yang harus dihormati dari waktu ke waktu, tetapi ada juga yang harus segera dihormati. Laporan ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi berbagai kewajiban dalam jangka waktu yang lama.

Mengenal Indeks Keuangan & Cara Kerjanya

1. Rasio Saat Ini

Rasio saat ini adalah ukuran seberapa baik sesuatu bekerja saat ini. Dengan aset lancar yang dimiliki, rasio lancar mengukur kemampuan rasio keuangan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek, seperti utang yang akan jatuh tempo dalam jangka pendek. Kas, kas, faktur pelanggan, dan kas lain yang dapat segera dicairkan adalah contoh aset lancar. Bagian pertama dari aset laporan keuangan melaporkan posisi aset saat ini.

Semakin tinggi rasio keuangan aktiva/liabilitas lancar, maka semakin baik kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Jika current ratio 1:1 (100%), berarti aktiva lancar tersebut cukup untuk memenuhi seluruh kewajiban lancar. Aset lancar dibagi kewajiban jangka pendek adalah rumus rasio lancar.

2. Laporan Cepat

Quick Ratio mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban utang lancarnya (utang jangka pendek) dengan aset lancar saja, tanpa memperhitungkan nilai persediaan. Nilai sumber daya yang digunakan dalam laporan cepat lebih kecil dari rasio lancar karena aset lancar mengalami penurunan dari persediaan.

Hal ini disebabkan karena sebagian stok masih berupa bahan mentah atau produk setengah jadi yang tidak dapat dijual secara langsung. Rasio cepat menilai sebuah perusahaan dari bagaimana cara perusahaan bisa memenuhi kewajiban menggunakan aset likuid.

Rasio keuangan ini harus setinggi mungkin. Rasio Cepat adalah alternatif yang lebih hati-hati dari Rasio Saat Ini. (Kas dan setara kas + Investasi jangka pendek + Piutang) dibagi Kewajiban jangka pendek adalah rumus rasio cepat.

3. Hutang Melawan Modal

Perusahaan secara hukum berkewajiban untuk membayar utangnya selama ia memiliki sarana keuangan untuk melakukannya. Jika kapasitasnya terbatas, itu pertanda perusahaan dalam bahaya. Rasio keuangan ini mewakili kemampuan perusahaan untuk membayar hutangnya dengan uangnya sendiri. Karena hutang jangka panjang merupakan kewajiban perusahaan yang paling substansial, maka hal ini diperhitungkan dalam laporan ini. Utang tidak boleh melebihi ekuitas perusahaan untuk menjaga beban tetap tetap terkendali. Semakin rendah rasio utang terhadap ekuitas, semakin aman. Semakin rendah rasio ini, semakin baik kinerja perusahaan. Rasio yang tinggi dan meningkat, di sisi lain, menyiratkan penurunan kualitas kinerja karena peningkatan utang terhadap utang.

4. Margin Kotor 

Margin kotor adalah persentase yang membandingkan laba kotor dengan total pendapatan. Pendapatan dikurangi harga pokok penjualan sama dengan laba kotor (harga pokok penjualan). Margin kotor berguna untuk menunjukkan berbagai aspek, termasuk:

Struktur biaya HPP perusahaan. Apakah ada kenaikan beban HPP yang menyebabkan penurunan margin kotor, ataukah perusahaan mampu menekan HPP? Mengecek harga jual suatu produk.

Margin kotor akan mencerminkan bagaimana perusahaan mengelola biaya-biaya tersebut. Jika dampak kenaikan biaya komoditas tidak terlampaui secara teratur, margin kotor akan terganggu. Margin kotor konstan dari waktu ke waktu, bagaimanapun, jika perusahaan dapat menaikkan harga tanpa khawatir kehilangan penjualan. Hal ini menunjukkan dominasi pasar perusahaan. Margin kotor yang besar menunjukkan bahwa perusahaan memiliki skala korporasi untuk beroperasi lebih efisien.

5. Batasan Operasi

Laba kotor dikurangi biaya operasi sama dengan laba operasi. Biaya karyawan, biaya pemasaran, dan biaya lainnya adalah contoh biaya bisnis. Meski memiliki margin laba kotor yang tinggi, jika biaya operasional tidak diturunkan, laba operasional akan kurang ideal.

6. Margin Keuntungan Bersih

Margin laba adalah persentase yang membandingkan laba atau laba bersih dengan pendapatan. Setelah dikurangi biaya-biaya seperti bunga dan pajak, barulah dihitung laba bersih. Yang penting adalah proporsinya. citra bahwa perusahaan dapat menghasilkan keuntungan yang baik yang akan memungkinkannya bertahan dalam bisnis dan berkembang. Margin kecil menunjukkan persaingan yang kuat, yang mengurangi profitabilitas penjualan. Margin yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki keunggulan kompetitif atas para pesaingnya di pasar. Dengan kata lain, perusahaan memiliki parit ekonomi yang dalam, yang membuatnya sulit untuk bersaing di pasar.

7. Cakupan Bunga

Semakin mampu bisnis kaba memenuhi komitmen bunga, maka perusahaan akan semakin aman. Jika kemampuan cakupan perusahaan adalah indikator kinerjanya, itu dalam bahaya. Mampu atau tidaknya perusahaan mengelola tanggung jawabnya.

Apakah Perusahaan Mampu Memenuhi Kewajiban Pembayaran Utangnya?

Apakah perusahaan dikelola secara efisien dari sudut pandang pemegang saham? Berbagai laporan keuangan dapat membantu dalam hal ini. Berikut ini adalah beberapa fungsi rasio keuangan dalam suatu perusahaan.

  • Pengembalian Ekuitas

Bagi investor di pasar modal, hubungan ini sangat penting. Pemegang saham mendapatkan keuntungan dari indikasi atau efektivitas manajemen. Semakin tinggi rasio ROE, semakin banyak uang yang dikembalikan kepada pemegang saham. Untuk memilih saham terbaik perusahaan, rasio ROE biasanya dibandingkan antar saham.

  • Pengembalian Aset

Ini adalah rasio keuangan yang membandingkan laba bersih perusahaan dengan nilai asetnya. memahami kemampuan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dari asetnya sendiri. ROA tinggi yang konsisten akan menunjukkan kesuksesan bisnis yang nyata.

  • Informasi Tentang Dividen

Dividen penting bagi pemegang saham karena memungkinkan perusahaan membayarnya secara tunai. Selain menunjukkan bahwa kinerja perusahaan cukup baik untuk membayar dividen, pembayaran dividen kepada pemegang saham merupakan tanda kesehatan perusahaan.

Nilai tersebut akan dibagi dengan jumlah laba bersih yang ditetapkan oleh RUPS untuk dibagikan kepada pemegang saham. Nilai dividen per saham adalah hasilnya.