Biaya Hidup di Australia Mahal

Belajar atau tinggal di luar negeri membutuhkan pengetahuan tertentu agar usaha akademis Anda berjalan lancar dan tepat waktu. Selain informasi tentang kampus yang Anda harus pelajari, ataupun mengenai jurusan dan rangking universitas, Anda juga harus memikirkan biaya hidup di Australia.

Biaya hidup adalah salah satu faktor yang paling penting untuk dipahami. Faktor biaya hidup ini meliputi biaya makan (tunjangan subsisten), biaya sewa rumah (perumahan), dan biaya penunjang lainnya seperti transportasi dan telekomunikasi.

Biaya hidup sebagai kelanjutan studi di negara lain yang sebagian besar diatur oleh unsur standar sewa di negara lain, beberapa beasiswa diberikan oleh orang Indonesia.

Biaya Hidup di Australia (Kota Besar)

Sebagai permulaan, biaya hidup di kota-kota besar Australia secara signifikan lebih tinggi daripada di kota-kota berpenghasilan rendah dan menengah. Jika Anda ingin belajar di Canberra, Sydney atau Melbourne, Anda bisa mengumpulkan uang lebih banyak lagi.

Akibatnya, Anda harus bersiap menghadapi tiga kota dengan biaya hidup yang jauh lebih tinggi. Makanan restoran menjadi lebih mahal, begitu pula harga sewa properti dan biaya transportasi, yang harus Anda pertimbangkan lebih matang.

Sebagai siswa internasional, Anda harus menghabiskan sekitar $1500-2500 setiap bulan untuk biaya hidup di Australia. Jika dikonversikan ke dalam rupiah, biaya ini setara dengan kira-kira 15-25 juta rupiah, yang sudah termasuk makan, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan lainnya.

Biaya Akomodasi

Kedua, menggunakan strategi hidup di kota besar. Jika Anda memutuskan untuk belajar di kota besar, karena berbagai alasan, lima kampus terbaik Australia ada di kota-kota besar. Jadi Anda bisa menggunakan strategi untuk menekan biaya hidup di Australia seperti anak-anak Indonesia.

Artinya, dengan memilih tempat tinggal di pinggir kota yang merupakan kawasan suburban yang harganya jauh lebih murah, konsekuensinya Anda harus menginvestasikan lebih banyak untuk angkutan umum yang memakan waktu cukup lama. Juga, jika pilihannya adalah tinggal di pusat kota, ini biasanya dapat dielakkan dengan menyewa dengan siswa lain.

Biaya Makan Harian

Di Australia, harga komoditas di supermarket biasanya standar, jadi Anda hanya perlu membelinya setiap akhir pekan, menyimpannya di lemari es atau pendingin lainnya, dan memasaknya setiap hari. Strategi ini cukup efektif untuk menghemat biaya hidup di Australia. Juga, kurangi waktu luang untuk minum kopi atau makanan ringan di restoran mahal.

Biaya Transportasi

Keempat, biaya hidup di Jerman selalu berbanding lurus dengan biaya transportasi, jadi jika bisa, meminimalkan biaya transportasi Anda. Misalnya, Anda bisa menggunakan sepeda untuk transportasi ke kampus atau berjalan kaki jika lokasi sewanya tidak terlalu jauh dari kampus. Menggunakan fasilitas kartu pelajar dari penyedia transportasi biasanya akan murah dan menguntungkan bagi Anda, sehingga menurunkan biaya hidup di Australia.

Biaya Visa dan Asuransi

Selain itu, membawa anggota keluarga juga akan meningkatkan biaya visa dan asuransi yang wajib bagi semua siswa. Jika Anda benar-benar ingin membawa keluarga Anda ke Australia, mulailah menabung sekarang agar Anda bisa menyesuaikan diri dengan biaya hidup.