rasio keuangan

Analisis rasio keuangan dalam perusahaan sangatlah penting dilakukan, karena bagi seorang calon investor yang akan memberikan besaran investasi yang dapat diberikan terhadap perusahaan tersebut dilihat dari kesehatan keuangannya.

Hal ini dikarenakan rasio finansial suatu perusahaan menjadi acuan penggerakan dan perkembangan bisnis suatu perusahaan. Lantas apa yang dimaksud rasio keuangan? Dan jenis-jenis analisis rasio finansial itu sendiri? Berikut penjelasannya.

Apa Pengertiannya?

Dalam upaya menarik investor agar mau berinvestasi di perusahaan kita, kita perlu membangun kemampuan melakukan analisis untuk dapat menentukan apakah perusahaan kita pantas mendapat suntikan dana dari para calon investor.

Rasio Keuangan ( Financial Ratio ) adalah alat analisis keuangan suatu perusahaan agar dapat menilai kinerja suatu perusahaan berdasar pada perbandingan data keuangan yang terdapat dalam laporan keuangan perusahaan itu sendiri.

Laporan keuangan yang dimaksud disini meliputi laporan laba/rugi, neraca dan laporan aliran kas sedangkan rasio sendiri diartikan untuk menggambarkan hubungan atau perimbangan antara jumlah yang satu dengan jumlah lainnya.

Analisis rasio keuangan sangat bermanfaat untuk membimbing para investor atau kreditor untuk membuat sebuah keputusan dan pertimbangan tentang pencapaian suatu perusahaan pada prospek di masa yang akan datang.

Jenis-Jenis Rasio Keuangan Dalam Perusahaan

Tujuan umum dari jenis-jenis analisa rasio keuangan adalah bermanfaat bagi investor dan manajemen suatu perusahaan. Budi Raharjo di dalam buku Keuangan dan Akuntansi ( Tahun 2007 ) mengelompokkan rasio keuangan menjadi lima jenis yaitu :

1. Rasio Likuiditas

Pengertian rasio finansial likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek perusahaan dengan melihat dari sisi aktiva lancar, yaitu perusahaan lancar terhadap utangnya. Di dalam rasio likuiditas, analisis dapat dilakukan dengan berbagai macam rasio seperti :  Cash Ratio, Rasio Cepat atau Quick Ratio dan Rasio Lancar atau Current Ratio.

2. Rasio Aktivitas

Tujuan dari analisis rasio keuangan ini yaitu untuk melihat di beberapa asset, kemudian menentukan berapa tingkat aktivitas tersebut dalam kegiatan tertentu.

Aktivitas yang rendah pada tingkat penjualan tertentu membuat semakin besarnya kelebihan dan yang tertanam pada aktiva tersebut. Dana kelebihan dalam perusahaan tersebut akan lebih baik jika ditanamkan pada aktiva lain yang lebih produktif dan bermanfaat.

3. Rasio Profitabilitas

Pengertian dan tujuan dari analisis rasio keuangan profitabilitas ini adalah menunjukkan tingkat perolehan ( keuntungan ) dibanding penjualan. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan cara sebagai berikut.

  1. Rentabilitas Ekonomis ( Return On Assets )
  2. Return On Investment (ROI )
  3. Margin Laba Operasi ( Operating Profit Margin )
  4. Margin Laba Kotor ( Gross Profit Margin )
  5. Margin Laba Bersih ( Net Profit Margin )

4. Rasio Solvabilitas

Pengertian dan tujuan dari analisis rasio keuangan solvabilitas ini yaitu menunjukkan tingkat efektivitas penggunaan aktiva atau aset kekayaan perusahaan kepada calon investor. Untuk rasio finansial yang digunakan dalam rasio solvabilitas yaitu :

  1. Rasio Utang Terhadap Ekuitas ( Total Debt to Equity Ratio )
  2. Rasio Utang Terhadap Aktiva ( Total Debt to Asset Ratio )

5. Rasio Investasi

Pengertian dari rasio investasi adalah rasio yang mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam memberikan kembalian atau imbalan kepada para investor, khususnys untuk investor yang ada di pasar modal dan pada jangka waktu tertentu.

Tujuan utama dari analisis rasio keuangan tersebut yaitu memiliki nilai manfaat bagi para investor sesuai dengan fungsi laporan keuangan bagi para calon pemodal untuk menilai kinerja sekuritas saham di dalam pasar modal tertentu.

Contoh Analisis Rasio Keuangan Untuk Perusahaan Tbk.

Rasio keuangan memanglah sering digunakan untuk alat analisis fundamental saham suatu perusahaan. Dengan melihat rasio nilai dari suatu perusahaan, calon investor dapat mengetahui kinerja dan kesehatan keuangan perusahaan dari waktu ke waktu.

Selain dijadikan acuan untuk menganalisa fundamental saham suatu perusahaan, ternyata rasio finansial ini juga bisa dijadikan untuk bahan membandingkan perusahaan yang satu dan lainnya. Lalu seperti apa contoh dari analisis rasio keuangan untuk perusahaan Tbk? Silahkan lihat gambar dibawah ini.

contoh analisis rasio keuangan
Sumber : idx.co.id

Gambar diatas adalah contoh rasio keuangan dari perusahaan PT Astra Agro Lestari Tbk ( AALI ) yang diperoleh dari laporan ringkasan dari kinerja perusahaan tersebut yang dicatat di Indonesia Stock Exchange ( Bursa Efek Indonesia ).

Pada contoh rasio finansial diatas, Anda dapat melihat ada banyak sekali rasio finansial yang tersedia, mulai dari current ratio (%) sampai dengan yield (%). Inilah artikel yang membahas tentang pengertian, jenis dan juga contoh dari rasio keuangan perusahaan Tbk.